Rabu, 06 Februari 2013

Malaysia day 1 part 2

Saya, Tari, Om Fauzi, Bibi Ros dan anak anaknya mulai menyusuri jalan jalan gelap dari Rawang ke KL, bukan main jalannya gelap banget, jadi inget jalan jalan di daerah terusan bojongsoang-ciparay di daerah Bandung selatan yang dulu tiap malem dilewatin tiap pulang kantor hehe, banyak titik titik jalan yang ga ada lampu jalan nya, tapi jalan raya nya lebar banget, kondisi jalannya hampir sama dengan jalan tol di Indonesia, padahal itu jalan raya dan gratis. Beberapa saat kemudian kita melalui Batu Caves. Salah satu objek wisata dimana terdapat patung Budha Ukuran Raksasa, sayang karena sudah terlalu malam kami ngga bisa mampir, kemudian Setelah hampir 45 menit kita memasuki KL, pemandangannya khas kota besar, gedung gedung tinggi yang terang benderang dan jalanan kota yang sangat sangat sangat bersih dan rapi (Dinas PU harus liat kesini nih, biar malu), tujuan kita adalah lokasi sekitar daerah Twin Tower Petronas, dilihat dari malam hari bukan main indahnya, sayang tak ada kamera yang bisa mengambil gambar di malam hari dengan maksimal, namun dengan keterbatasan kualitas kamera akhirnya kita foto – foto juga di beberapa spot, sewaktu akan memasuki wilayah taman twin tower kita sempat dihadang oleh petugas keamanan, katanya untuk saat ini ga boleh masuk kesana karena sedang diblokir, saat itu memang Malaysia akan menyelenggarakan pemilihan umum dan tengah musim musim nya demo, daerah sekitar twin tower direncanakan akan didatangi 1 juta orang yang akan berdemo menggulingkan pemerintahan sekarang mirip mirip pasukan kaus kuning di Thailand yang mengkudeta Thaksin Sinawathra, di lain pihak di beberapa tempat terlihat poster yang mengagung- agungkan pemerintah yang berkuasa, tentu tujuannya biar dipililh lagi.

Penampakan menara Petronas malam hari

Ini kalau ga salah adalah salah satu perkantoran pemerintah Malaysia

Menara Petronas tampak agak jauh
Petrosains the discovery di mal Suria KLCC
Setelah berfoto – foto ria di kawasan twin tower kami melanjutkan perjalanan dengan makan di salah satu “Kedai Mamak”. Kedai Mamak adalah sebutan untuk rumah makan yang dimiliki oleh orang India muslim yang menyajikkan masakan masakan khas india dan melayu dan tentunya halal.  Kedai mamak “Pelita” adalah salah satu yang paling laku di KL, mereka buka 24 jam dan selama kurang lebih 1 jam disana penuh terus bukan main, nah disana barulah saya dapet pemandangan seger seger kawula muda Malaysia hehehehehe, banyak yang nongkrong – nongkrong, pacaran dsb, di Malaysia orang orang tak bebas berduaan di depan umum, apabila ketangkep basah berduaan di rumah atau tempat – tempat umum bisa ditangkep polisi diraja Malaysia, jadinya mereka nge date di cafĂ© atau restoran biar aman, sebagian dari mereka  berbahasa melayu, sebagian lagi yang etnis cina berbahasa inggris. Menu yang terkenal adalah berbagai macam roti cane dan olahan mie, malam itu kami menyantap roti tissue, mie goreng, serta ayam berbumbu merah (lupa lagi namanya), soal rasanya? r u kidding man? gausah ditanya... mantapp, tanah melayu emang rajanya makanan kari, apalagi chef nya asli dari india, jam 2 pagi kami memutuskan untuk kembali ke Rawang, di perjalanan kami sejenak melihat – lihat  tempat kerja om fauzi, sebuah media cetak bertaraf nasional di Malaysia
makan makan di restoran Pelita, cuma sempet ambil 1 foto soalnya sibuk makan enak hehe
selanjutnya bisa ditebak, semuanya tertidur pulas di mobil (kecuali sopirnya hehehe), tiba di rumah pukul 3 pagi dan tanpa banyak basa basi langsung mencium mesra bantal dan tempat tidur. Hari pertama yang sangat menyenangkan dan melelahkan, masih ada 8 hari kedepan di Malaysia, yg saya pikirin cuma 1, semoga saya sehat terus dengan jadwal jalan – jalan yang cukup padat ini karena  besok dan seterusnya  akan ada petualangan – petualangan baru. TGIIM (thx God i'm in Malaysia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar